Yogyakarta adalah Ibu kota dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta atau biasa disebut dengan Jogja merupakan kota pendidikan tertua di Indonesia. Selain dengan kualitas pendidikan yang sangat baik, Yogyakarta juga mempunyai daya tarik yang sangat luar biasa dengan keindahan alam dan kearifan lokalnya, serta terkenal dengan biaya hidup yang sangat terjangkau dibanding kota-kota besar lainnya. Biasanya mahasiswa perantauan mempunyai lebih besar pengeluaran daripada mahasiswa yang bertempat tinggal asli disana. Sebelum kita beralih ke biaya hidup, mari kita membahas tentang PTN dan PTS yang ada di Yogyakarta.

Berikut adalah daftar 10 Perguruan Tinggi terbaik yang ada di Yogyakarta, dimulai dari peringkat teratas, yaitu UGM (Universitas Gadjah Mada), UNY (Universitas Negeri Yogyakarta), UII (Universitas Islam Indonesia), Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, STMIK Amikom, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Institut Sains & Teknologi Akprind, Universitas Kristen Duta Wacana, UPN (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta. Dari kesepuluh Perguruan Tinggi terbaik yang telah disebutkan di atas, saya akan mengupas secara mendalam tentang UNY (Universitas Negeri Yogyakarta). UNY dulunya adalah IKIP Yogyakarta yang telah berdiri sejak 21 Mei 1964. Untuk S1di UNY memiliki 7 falkutas yaitu Falkutas Ilmu Pendidikan, Falkutas Bahasa dan Seni, Falkutas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Falkutas Ilmu Sosial, Falkutas Teknik, Falkutas Ilmu Keolahragaan, dan yang terakhir adalah Falkutas Ekonomi. Sedangkan untuk D3, UNY hanya memiliki 2 falkutas saja yaitu Falkutas Teknik dan Falkutas Ekonomi. Disisi lain S2 (Magister) yang ada di UNY membuka 30 progam studi dan unruk S3 (Doktor) terdapat 7 progam studi. Untuk biaya pendidikan sendiri cukup terjangkau yang berdasar pada UKT (Uang Kuliah Tunggal) dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan social dan ekonomi orang tua/wali mahasiswa.

Berikutnya, mari kita bahas tentang biaya hidup yang ada di Yogyakarta secara umum. Menurut saya pribadi biaya di Yogyakarta relative terjangkau. Pertama dari segi tempat tinggal, bagi mahasiswa atau bahkan pekerja yang ada di Yogyakarta pasti sangat sensitive dalam mencari kost atau tempat tinggal yang terjangkau dan nyaman. Harga dari kost sendiri mulai 200rb per bulan tapi itu semua relatf tergantung fasilitas, lokasi, dan luas dari kamar kost sendiri, namun salah satu alternative yang bisa dipakai selain kost adalah kontrak. Kemudian untuk makanan, makanan di Yogyakarta sangat beragam, mulai dari 3.000 rupiah kamu bisa membeli nasi kucing yang rasanya lumayan enak. Mayoritas biaya hidup di Yogyakarta sama dengan biaya hidup di Kediri, Malang, Jombang, dan kota-kota lainnya yang cukup terjangkau. Begitu juga dengan harga transportasi yang ada di Yogyakarta, harganya relatif terjangkau tidak begitu mahal.

Kami dari Penerjemah Tersumpah, jasa penerjemah tersumpah Bahasa Inggris-Indonesia (atau sebaliknya) berpengalaman melayani ribuan klien, termasuk puluhan perusahaan besar, baik dalam atau luar negeri.

Selanjutnya, kita beralih ke tempat-tempat wisata yang ada di Yogyakarta. Yogyakarta adalah salah satu tempat tujuan wisata yang sangat digemari oleh orang Indonesia dan juga wisatawan asing. Tempat-tempat wisata tersebut meliputi, Candi Prambanan, Candi Borobudur, Keraton, Museum Vredeburg, Alun-Alun Selatan, Malioboro, Pantai Parangtritis dan pantai-pantai lainnya, Hutan Pinus, dan masih banyak lagi. Banyak sekali tempat wisata yang bisa dikunjungi oleh semua orang untuk sekedar hunting, atau mencari udara segar dan menghilangkan rasa penat selama kuliah ataupun saat  bekerja di Yogyakarta. Untuk makanan dan minuman yang sangat populer di Yogyakarta yaitu gudeg, nasi kucing, klanting, wedang ronde, dan bajigur. Kita bisa menemui beberapa tempat makan yang hits dan Instagram-able di Yogyakarta, seperti  Brick Cafe, cafe yang terbilang baru di Yogyakarta dengan mengangkat tema vintage ala Eropa sehingga sangat menarik perhatian banyak pengujung. Kedua adalah Bong Kopitown, konsep dari kafe ini adalah penjara dan para pelayannya lengkap menggunakan pakaian garis hitam-putih ala narapidana, sajian makanannya sangat lezat dan suasana yang unik membuat orang-orang penasaran untuk datang disana yang berlokasi di  Jalan Sagan Kidul, Jogja. Tempat hits ketiga adalah di Local Restaurant, tempat makan yang sempat digunakan untuk lokasi syuting AADC 2 sehingga membuat restaurant ini sangat booming dan menjadi tempat wisata hits di Yogyakarta.

Yogyakarta itu sesuai namanya yaitu Istimewa!. Sekalipun sekarang ini zaman sudah modern tetapi Yogyakarta masih menungglkan ciri khas dan budayanya seperti adat istiadat, kesenian musik keroncong, kesenian ketoprak, wayang kulit, karawitan dan lain sebagainya. Kota Yogyakarta juga dikenal sebagai gudangnya para seniman-seniman terbaik dan kreatif yang ada di Indonesia.

Singkatnya, hidup di Yogyakarta itu sangat menyenangkan, terjangkau, dan aman. Banyak sekali kelebihan jika kalian tinggal di Yogyakarta, sehingga bagi kalian yang masih bingung dengan Yogyakarta bisa membaca artikel ini dan tertarik untuk pergi ke Yogyakarta.

Ditulis Oleh PenerjemahTersumpah

Penerjemah-tersumpah.com

Menerima Jasa Terjemah Tersumpah Via Online.