Jember adalah salah satu kota di provinsi Jawa Timur. Pada tahun 1900-an daerah Jember bukan sebuah kota, tetapi Jember merupakan bagian dari Bondowoso yang dijadikan daerah perkebunan dan irigasi oleh Negara Belanda. Kebanyakan populasi penduduk di Jember merupakan imigran yang berasal dari Madura, seperti Sumenep, Pamekasan, dll dan dari Jawa pedalaman, seperti Tulungagung, Trenggalek, Madiun dan sekitarnya. Para imigran tersebut termasuk dalam yang dipekerjakan di perkebunan oleh Belanda. Sejak dibukanya jalur kereta api tujuan Surabaya – Jember – Banyuwangi, maka semakin banyak pendatang dari daerah-daerah tersebut untuk mencari penghidupan dan harapan baru di daerah yang menjanjikan tersebut, baik di bagian perkebunan maupun di jawatan kereta api.

Jember memiliki beberapa julukan, diantaranya Kota Pendidikan, Kota 1000 Bukit, Kota Tembakau, Kota Karnaval, Kota Suwar-Suwir. Disebut sebagai Kota Pendidikan dikarenakan di kota ini terdapat banyak perguruan tinggi, baik itu yang berstatus PTN maupun PTS. Kota ini merupakan salah satu kota pendidikan di Jawa Timur selain kota Surabaya dan kota Malang. Kampus yang ada di kota Jember terdiri dari Perguruan Tinggi, Sekolah Tinggi, Institut, dan Akademi.

Contoh dari perguruan tinggi negeri:

  1. IAIN Jember,
  2. Universitas Jember,
  3. Politeknik Negeri Jember,

Perguruan tinggi swasta:

  1. Universitas Islam Indonesia Jember,
  2. Universitas Islam Jember,
  3. Universitas Mochammad Sroedji,
  4. Universitas Muhammadiyah Jember.

Sekolah Tinggi:

  1. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pembangunan (Administrasi),
  2. STIE Dharma Nasional,
  3. STIE Kosgoro,
  4. STIE Mandala (Ekonomi),
  5. Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Pertanian),
  6. Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i (Dirasat)

Institut:

  1. IKIP PGRI Jember

Akademi:

  1. Akademi Akuntansi PGRI Jember (Akuntansi),
  2. Akademi Bahasa Asing Bhakti Pertiwi, Tanggul Jember (Bahasa Asing),
  3. Akademi Pariwisata Muhammadiyah Jember (Pariwisata).

Selain disebut sebagai Kota Pendidikan, kota Jember disebut sebagai kota 1000 bukit, karena di kota ini terdapat setidaknya 1.666 bukit yang tersebar di seluruh wilayahnya. Sayangnya, saat ini bukit-bukit tersebut terancam musnah, karena adanya penambangan pasir di bukit berlebihan. Selanjutnya kota Jember dijuluki sebagai Kota Karnaval, karena berkat Jember Fashion Carnaval yang sudah mendunia dan banyak ditiru oleh wilayah-wilayah lain.

Kami dari Penerjemah Tersumpah, jasa penerjemah tersumpah Bahasa Inggris-Indonesia (atau sebaliknya) berpengalaman melayani ribuan klien, termasuk puluhan perusahaan besar, baik dalam atau luar negeri.

Jember berbatasan dengan kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Bondowoso di Utara, Kabupaten Banyuwangi di timur, Samudra Hindia di selatan, dan Kabupaten Lumajang di barat. Kota Jember dulu termasuk dalam kota administratif dan sepi, namun sayangnya sejak tahun 2001 istilah tersebut, kota administratif, dihapus, sehingga Kota Jember menjadi bagian dari Kabupaten Jember lagi.

Beberapa budaya yang dimiliki Kota Jember yaitu kesenian musik patrol dan berbagai macam tarian seperti contohnya tarian labako. Selain itu, Jember memiliki fashion icon yang sudah terkenal di seluruh dunia bahkan diadakan setiap tahunnya di Kota Jember untuk memeriahkan event BBJ (Bulan Berkunjung ke Jember) yaitu JFC (Jember Fashion Carnaval) yang dibawakan oleh Dynan Fariz.

Makanan khas yang dimiliki oleh kota Jember sangat beragam, seperti misalnya pecel pincuk dan pecel gudeg. Sedangkan untuk minumannya ada wedang cor (yang terbuat dari susu jahe dan tape ketan), serta kopi kelapa. Selebihnya Kota Jember memiliki oleh-oleh khas yaitu suwar-suwir dan prol tape, maka dari itu kota Jember disebut sebagai kota Suwar-Suwir, karena suwar-suwir termasuk dalam makanan khas kota Jember. Makanan ini terbuat dari tape yang diolah sampai menghasilkan makanan seperti dodol namun teksturnya lebih keras. Ciri khas selain jajanan suwar-suwir yaitu batik jember yang memiliki motif daun tembakau karena Jember memproduksi dan menghasilkan daun tembakau terbesar untuk pabrik rokok maka dari itu kota Jember dijuluki sebagai Kota Tembakau.

Kota Jember memiliki destinasi wisata yang menarik. Contoh destinasi pertama yaitu pantai pasir putih Malikan (Papuma). Lokasi pantai ini terdapat di Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember, jaraknya kira-kira 45km dari kota Jember. Tiket masuk di pantai ini sebesar Rp 12.500 untuk satu orang, bahkan terkadang harga ini dapat berubah. Di sekitar pantai ini terdapat goa lawa yang menarik, menurut mitos masyarakat, goa lawa adalah tempat bersemayamnya putri penguasa laut selatan dan juga tempat bertapanya Kyai Mataram.

Contoh destinasi kedua yaitu Edukasi Taman Botani Jember. Taman wisata sekaligus tempat untuk edukasi ini berlokasi sekitar 11 km dari arah barat alun-alun Jember. Di tempat ini pengunjung akan menjumpai 300 jenis tanaman obat-obatan yang beragam di kebun herbal. Di tempat ini terdapat juga penangkaran hewan dengan beragam spesies seperti rusa, angsa, cendrawasih, merpati, kalkun, dll. Tiket masuk di tempat wisata ini pengunjung cukup membayar Rp 5.000.

Kami dari Penerjemah Tersumpah, jasa penerjemah tersumpah Bahasa Inggris-Indonesia (atau sebaliknya) berpengalaman melayani ribuan klien, termasuk puluhan perusahaan besar, baik dalam atau luar negeri.

Destinasi ketiga yang ada di kota Jember yaitu Perkebunan Teh Gunung Gambir. Perkebunan ini merupakan peninggalan dari masa kolonial Belanda dari tahun 1918 yang berada diketinggian 900 M dari permukaan laut. Perkebunan teh Gunung Gambir terletak di lereng gunung Argopuro dan kebun ini merupakan penghasil teh yang cukup potensial. Pengunjung dapat melihat para pemetik teh bekerja dan juga melihat bagaimana proses pembuatan teh sampai siap untuk diminum. Di tempat ini juga terdapat fasilitas seperti lapangan tenis, kolam renang, taman bermain dll.

Destinasi selanjutnya yaitu Loko Lori. Banyak masyarakat yang belum tahu tentang obyek wisata ini karena kebanyakan kegiatan wisata Pabrik Gula jarang terekspose keluar, selama ini yang mengetahui akan hal ini yaitu orang-orang yang menyukai mengenai sejarah dan turis asing yang datang setiap tahun. Selain di museum-museum, di Pabrik Gula kita dapat melihat lokomotif antik kuno peninggalan sejarah yang nyata masih berfungsi. Masih banyak lagi destinasi yang terdapat di kota Jember.

Itulah beberapa mengenai kota Jember, tidak hanya menarik dalam wisata namun juga menarik dalam makanan khas serta kota yang memiliki julukan yang sangat unik yang menggambarkan tentang kota itu sendiri.

 

Ditulis Oleh PenerjemahTersumpah

Penerjemah-tersumpah.com

Menerima Jasa Terjemah Tersumpah Via Online.